"Hiduplah sesukamu, tapi ingat kau akan mati. Cintailah seseorang sesukamu, tapi ingat kau akan berpisah. Berbuatlah sesukamu, tapi ingat ada balasannya.” Begitulah kira-kira cuplikan khutbah jumat tadi siang di masjid di desa gue, yaitu masjid An-Nur. Sang Khotib berusaha mengingatkan kita semua agar tidak gampang menjadi orang yang sombong, sehingga rentan melakukan hal-hal buruk. Setelah menangkap penjabaran tersebut, gue melihat diri gue sendiri. Ternyata masih sering gue melakukan hal-hal buruk dikarenakan sombong. Sombong tidak selalu berarti sombong yang kita tahu, seperti “Hey, gue ranking satu nih, lo rankingnya rendah kan pastinya”, tidak. Tidak selalu. Lalu, gue mencoba introspeksi diri terhadap apa yang gue lakukan selama 365 hari di tahun 2021 ini. Masih banyak hal yang harus gue benahi. Awal tahun 2021, gue menciptakan sebuah serial Youtube berjudul “Manusia Manusia Absurd”. Sebuah serial yang bercerita tentang seorang anak muda yang sudah tidak bersekolah, dit...
Bernarasi sesuka hati. Berbiasalah, berbahagialah!