Semburat senja menghiasi sore yang syahdu di pinggiran jalan tol Batang-Pekalongan. Sebungkus Dji Sam Soe premium keluar dari saku Haekal. Ia menarik sebatang rokok keluar dari dalamnya dan kemudian membakarnya, mengisapnya sambil bertukar kisah selama satu semester terakhir. Ya, Haekal sedang libur dari ponpes, nggak lama, cuma satu minggu. Itu pun dia melarikan diri dari ponpes, harusnya pengurus OSIS tidak diperbolehkan untuk libur, harus stay di Ma’had. Tapi, Haekal nekat. Gue meraih cangkir kopi cappuccino yang baru saja gue pesan dari penjaja kopi di pinggir jalan tol ini. Meminumnya, sambil juga bertukar kisah dengan Haekal. “Play musik, dong, biar ga sepi,” ujar Haekal. Ia pun meraih smartphone yang baru ia beli dua hari sebelumnya bersama gue di sebuah konter di Kota. Haekal memainkan Album “Lagipula Hidup Akan Berakhir” karya Hindia. FYI, selera kami dalam menikmati musik nggak jauh berbeda, dan kami juga sering eksplor berbagai genre, jad...
Bernarasi sesuka hati. Berbiasalah, berbahagialah!