Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2024

Janji Palsu - Cerpen Horor

           Denting jam dinding tak sanggup mengusik keseriusan Dono mengerjakan perintah Bos; mencetak resi pengiriman Tiktok Shop. Total sejauh ini ia sudah mencetak tujuh ratus lima puluh enam resi, tinggal dua ratus empat puluh empat lagi menuju angka seribu. Malam minggu, seharusnya pada jam ini ia sudah bercengkrama dengan sahabat-sahabatnya di Warkop Bu Endang sebagai agenda rutin, namun karena harus lembur, maka agenda tersebut harus ditunda.           Sudah tiga hari Dono lembur begini, disebabkan Lia yang tak kunjung berangkat ke kantor. Niat hati Dono ingin menjenguk Lia, namun apa daya, ponselnya tidak menyala dan rumahnya cukup jauh untuk dijamah ia yang setiap hari berangkat kerja naik sepeda jengki kuno peninggalan kakeknya.           “Lia… Lia…, kamu kapan berangkat lagi sih? Aku kan jadi harus lembur terus begini!” keluh Dono sambil masih menahan mo...

Bimbingan Belajar

           Lalu-lalang anak kecil- - seumuran sekolah dasar--menghiasi mata gue yang sedang duduk termenung di ruang tunggu. Sebuah bangku beralaskan mirip bantal ini membuat gue kian nyaman dan enggan meninggalkan ruangan yang sangat asyik ini. Di seberang gue ada mbak-mbak yang bertugas melayani administrasi tempat ini. Sedang di lantai dua sana, adalah ruang-ruang belajar bagi para peserta bimbel. Ya, saat ini gue sedang berada di sebuah tempat bimbingan belajar untuk anak SD, SMP, dan SMA di Kota Pekalongan. Area parkir tempat bimbel ini cukup luas, mampu menampung sekitar empat sampai lima mobil dan puluhan sepeda motor.             Siapa yang gue jemput? Namanya Nana dan Umar. Anak bos gue.             Sepuluh menit yang lalu...             " Nak... Azim. Tolong jemputin anak-anak di...