Langsung ke konten utama

Sanyo

              Kertijayan, 03 Februari 2023.

 

            Apa yang lebih bisa dilakukan seorang jomblo untuk mengisi waktu luang dan kekosongan di hatinya agar tidak mencoba mengulangi hubungan yang broke lagi? Ya, tepat sekali! Nonton! Kira-kira itulah yang gue lakukan selama sebulan terakhir, yang menyebabkan berat badan gue naik sekitar enam kilogram. Gue jadi sosok yang mager, lebih suka di kamar doang nonton film/marathon series di laptop abang gue yang sudah gue isi dengan film dan series.

            Gue menyelesaikan empat series dalam kurun waktu satu bulan kemarin, mulai dari Girl From Nowhere season 1 dan 2, Gudetama And Eggcellent Adventure, dan Wednesday The Series, sebuah prestasi tersendiri bagi gue yang akhirnya menyebabkan berat badan naik karena kerjaan gue hanya tidur, makan, nonton, tidur, makan, nonton, gitu terus sampai Upin Ipin kuliah. Miris.

            Beberapa hari yang lalu, gue menonton film Titanic garapan James Cameron cs, sengaja karena gue penasaran dengan cerita tentang tenggelamnya kapal megah tersebut, dan di sinilah hal “mengerikan” tersebut terjadi.

            Ketika film selesai dan menampilkan daftar nama-nama terakhir, waktu itu sekitar pukul sepuluh malam, gue mendengar suara pompa air menyala… Ini aneh. Karena seingat gue, Bokap sedang nonton TV, Nyokap sudah tidur, dan Abang gue sedang video call dengan pacarnya. Lalu, karena gue rasa gue sudah mengantuk, gue mematikan laptop, mencoba untuk tidur. Sementara gue mencoba tidur, Nyokap justru terbangun, dan di saat yang bersamaan Abang gue menuju toilet. Tentu saja dia notice bahwa pompa air menyala.

            “Ini siapa yang nyalain pompa air?” tanya Abang gue.

            “Lha siapa?” Nyokap bertanya balik.

            “Bapak kali?” tanya Abang gue lagi.

            “Bapak dari tadi lagi nonton TV, kok!”

            Sekilas gue mendengar perdebatan mereka tentang pompa air yang tiba-tiba menyala, seingat gue bokap memang dari tadi cuma nonton tv, dan memang tidak ada yang menyentuh tombol untuk menyalakan pompa air, huft, things just got out of hand.

            Abang gue mematikan pompa air, semuanya juga sudah kembali ke pos masing-masing, nyokap tidur, bokap ikutan tidur, abang gue lanjut vc, gue… masih mikirin siapa yang nyalain pompa air…

Menurut lo, siapa yang sudah menyalakan pompa air tersebut?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Memotret Kohesi Sosial Kliwonan Wonoyoso dari Sudut Pandang Individualisme

             Pagi hari. Waktu paling umum bagi sebagian besar masyarakat kelas pekerja untuk berangkat bekerja. Pun juga waktu paling umum untuk berangkat sekolah atau kuliah. Akan tetapi pengalaman berangkat bekerja atau sekolah & kuliah ini akan terasa berbeda jika harus melewati rute Jalan Raya  Kertijayan – Jalan Raya Sapugarut di hari Jumat Kliwon. Ada pemandangan yang berbeda jika dibandingkan dengan hari-hari biasanya, yakni kerumunan pedagang jajan, pakaian, dan lain-lainnya berjejer di pinggir jalan sepanjang Jalan Raya Kertijayan hingga Jalan Raya Sapugarut.             “Kliwonan” atau “Pasar Kliwon” begitu warga setempat menyebutnya. Merupakan semacam tradisi spiritual yang sudah dilestarikan warga Desa Wonoyoso dan sekitarnya sejak lama sekali. Pusat tradisi ini sebenarnya berada pada Masjid Jami’ Wonoyoso yang konon katanya memiliki sumur keramat—jika mandi atau mi...

Satu Gagang Sapu

       Sabtu, 11 April 2026. Saya bangun tidur dengan perasaan lega karena baru saja menuntaskan satu tanggung jawab. Ketika mata melek, tak ada perasaan berat seperti beberapa hari sebelumnya. Akan tetapi perasaan tersebut ternyata tidak bertahan lama--langsung terusik oleh postingan status whatsapp salah satu teman di kampus yang baru saja dilamar oleh kekasihnya.    Bukan, bukan berarti saya cemburu karena teman saya dilamar. Pun kalau bisa dikata cemburu, konteks cemburunya bukan cemburu secara romantis, saya lebih memilih cemburu secara finansial. Sebab, secara praktis, mereka yang telah berani menapaki jalan menuju pernikahan artinya sudah bisa dikatakan mapan (walaupun tentu tidak sepenuhnya) baik secara finansial maupun mental dan aspek lainnya.      Saya mbatin sejenak, "Memang ya, bangun tidur itu harusnya langsung solat subuh habis itu olahraga atau baca buku, bukan malah buka medsos." Baru satu postingan saja sudah bikin saya mbat...

Alienasi dan Diskriminasi terhadap Mahasiswa Internasional

              Minggu sore, 12 Juli 2026. Saya baru saja pulang dari Stadion Hoegeng Pekalongan bersama Haroon setelah berlatih passing sepakbola. Haroon adalah salah satu dari sekian banyak mahasiswa internasional di UIN Gusdur yang berteman dengan saya. Pertama kali saya bertemu Haroon 28 Januari 2026, waktu itu Humas UIN Gusdur membutuhkan talent untuk video promosi kampus tentang keberadaan mahasiswa internasional di UIN Gusdur. Intinya video tersebut bermaksud memberitahu khalayak bahwa di kampus kami ada mahasiswa internasional yang berkuliah di dalamnya. Kebetulan sekali pada bulan Oktober 2025 saya sempat menjadi talent untuk video profil kampus, waktu itu Bu Afina Fahru yang menggandeng saya ke dalam projek tersebut, sebab beliau tahu saya menjadi aktor utama dalam film “Evakuasi” yang merupakan projek UAS dalam mata kuliah Sinematografi & Dramaturgi yang diampu beliau. Jadi saya ditarik untuk projek Humas ini ka...