Rangkuman Madilog: Bagian Pertama
Bagian Pertama: Logika Mistika Tan Malaka tidak banyak basa-basi dan langsung mengajak para pembaca untuk berhadapan dengan pemikiran yang sudah sejak lama sekali ada, namun pemikiran tersebut menghambat/membelenggu cara pikir rasional dan sains. Beliau memulai dengan mengutip firman Mahadewa Ra, salah satu Dewa yang disembah dalam kepercayaan Mesir Kuno, yang bunyinya sebagai berikut: “Ptah: maka timbullah bumi dan langit. Ptah: maka timbullah bintang dan udara. Ptah: maka timbullah Sungai Nil dan daratan. Ptah: maka timbullah tanah subur dan gurun.” Kutipan firman Mahadewa Ra ini jadi gambaran umum tentang logika mistika, premisnya ada pada rohani spiritual, ide Dewa. Rohani dianggap sebagai sumber yang maha kuasa dan dia yang kemudian menciptakan zat materi/benda hanya dengan firm...

