Baru bulan September kemarin gue genap tujuh belas tahun, dan bahkan KTP gue saja baru akan rilis (gila bahasanya udah kayak film aja rilis) pertengahan Januari mendatang, tetapi gue sudah merasakan pahitnya ditolak masuk kerja. Kok bisa? Jadi, begini ceritanya… Hari Selasa, 3 Januari 2023 kemarin, entah mimpi apa gue malam harinya gue tiba-tiba mendapat info casting dari teman gue, Mada. Area Kabupaten Pekalongan katanya. “Zim, ada info casting area kabupaten nih, minat nggak?” “Persyaratannya apa aja?” “Cewek/cowok, 18 tahun, pintar akting, nggak malu disorot kamera, pintar menghafal skrip,” sambung Mada. “Waduh, kalo gue udah 18 sih udah memenuhi semua syarat, tapi gue masih 17 tahun,” jawab gue mendadak pesimis meski tadinya antusias. “Kayaknya nggakpapa deh, ini kan bukan lowongan kerja di perusahaan. Ini kan main film, coba lo kontek aja orangnya,” sambung Mada lagi, meyakinkan gue. Mada kemudian memberikan nomor telepon “si pencari aktor” ini, langsun...