Berubah (dalam konteks ultraman)

      Senin kemarin, 23 Januari, tepat satu bulan gue putus dari Yasmin. Dan sampai sekarang masih belum ada pemain pengganti masuk, haha. Bukan “masih belum” sih sebenarnya, memang gue sekarang agak malas saja  untuk menjalin hubungan baru, atau lebih cocok disebut bosan?
Alasannya simple, beberapa waktu belakangan gue “sibuk” (sibuk main ps) dan mungkin untuk beberapa waktu ke depan juga masih akan disibukkan dengan kepentingan-kepentingan menyangkut kelulusan, meliputi ujian, mendaftar PTN, dan baru saja gue dapat info akan ada lomba yang sudah lama gue nantikan. Hidup gue bakalan seru lagi nih!

     Fator lain yang memengaruhi gue jadi malas untuk memulai hubungan baru adalah karena gue sudah merasa cukup berada di dekat teman-teman dan keluarga gue. Dengan mendekatkan diri pada mereka, gue jadi tahu kalua sekarang bercerita atau berkeluh kesah nggak harus dengan pacar, atau apalah sebutannya. Tetapi bukan berarti gue sepenuhnya menutup diri, gue welcome-welcome aja kok ada yang mau temanan, baik cowok maupun cewek, asalkan satu: lo jangan tiba-tiba nanya soal relationship, cukup. Jadi, kalau suatu saat nanti lo mergokin gue lagi di kafe, mall, atau bioskop sama cewek, itu cuma teman, kalau nggak adik sepupu gue, nggak lebih. Yah, walaupun kayaknya lo nggak bakalan ngeh kalau itu gue, karena gue ganti gaya rambut awal tahun ini, wkwk.

     Ngomong-ngomong soal rambut, gue sekarang plontos, bisa dibilang mirip pilus berjalan. Bukan karena alas an apa pun gue jadi plontos gini, emang lagi pengen nyoba gaya baru aja. Tapi ada saja orang-orang yang berkomentar aneh terhadap gaya rambut baru gue ini, mulai dari yang bilang gue depresi, sampai yang paling aneh dikatain Mbappe nyasar.

“Lo gundul sekarang?” tanya Rohmah, teman MI gue ketika kaget melihat rambut gue.
“Iya, nih.”
“Kenapa? Depresi ya abis putus sama si Onoh?”
“Mbahmu kiper!”
     Tapi gue bangga dengan gaya baru gue ini, seolah membawa perdamaian, agak aneh dan tidak ada hubungannya memang antara rambut dan mood gue, tapi kenyataannya dengan gaya rambut seperti ini gue jadi lebih santai dan sering senyum (baca: gue udah gila). Intinya, inilah gue di awal tahun yang fresh ini. No woman, no cry, santay! Pada intinya pula harus ada sesuatu yang berbeda dari gue (menurut gue sendiri tentunya, karena nggak mungkin juga lo ngurusin hidup gue), dan salah satu cara membuat perbedaan itu adalah dengan "menjomlo" untuk sementara ini. Sampai kapan? Entahlah... Akan gue coba nikmati dulu. Kalau nggak kuat kan tinggal lambaikan tangan ke kamera, wkwk!

   

Komentar

Postingan Populer