Dear Angel
Dua bulan belakangan ini gue sedang dekat dengan cewek bernama Angel. Gue ketemu dia di organisasi, yah elah, anak organisasi lagi. Ya, gue ketemu dia berkat sebuah event olahraga dan seni. Kami berada dalam satu tim di lomba PBB. Kami ini nggak sekedar dekat, kami bahkan sudah saling mengetahui perasaan satu sama lain. Suatu hari dia bilang ke gue pengin 'confess'. Dia ternyata menyukai gue, begitu pun gue. Namun, karena gue sedang dalam perjanjian dengan sahabat gue yang sedang di pesantren, yaitu Miftah; gue nggak boleh pacaran selama satu tahun sampai dia pulang dari pesantren, kalau gue bisa melewati tantangan tersebut, gue akan ditraktir satu porsi nasi goreng. Ya, istilahnya taruhan gitu lah. Gue bilang ke Angel bahwa gue belum bisa kalau harus menjalin hubungan alias pacaran dengannya, atau lebih sederhananya, "Kita temenan aja ya, Angel."
Gue kira gue bakalan melukai hati Angel dengan berkata demikian. Ternyata sebaliknya, Angel mau kalau gue dengan dia "temenan aja".
Tidak seperti mantan-mantan gue, eh. Tidak seperti cewek-cewek yang sebelumnya dekat dengan gue, Angel ini memiliki banyak kesamaan dengan gue. Dia suka K-Pop, dia hobi membaca, dia juga bisa ngetawain hal-hal yang menurut gue lucu, sedangkan menurut orang lain biasa saja.
Suatu hari, Angel bercerita ke gue bahwa dia punya cita-cita menjadi seorang pramugari, "Hmmm." gumam gue. Gue sedikit insecure, karena cita-cita masa kecil gue adalah menjadi Spider-Man. Aneh memang. Gue mendukung dan mendoakan cita-citanya tercapai. Namun, di satu sisi, gue galau. Gue membayangkan dia di pesawat sedang melayani seorang bule ganteng, sedangkan gue di rumah masih memegang stick ps mengulang-ulang permainan Grand Theft Auto: San Andreas.
Gue berharap, semoga cita-cita gue terwujud, agar gue bisa mengimbangi dia. Cita-cita gue sekarang simple, gue cuma pengin terus bercerita, dan orang-orang ketawa karenanya. Entah itu gue bercerita lewat tulisan, seperti cerpen dan novel. Aamiin. Atau secara lisan, seperti stand up comedy. Atau bahkan visual seperti film. Aamiin. Semoga suatu saat ketika gue sukses, gue bisa menggaet Angel menjadi aktris, lalu membawanya keluar dari dunia pramugari, hmm. Mungkin nggak, sih?.
Komentar
Posting Komentar